Paparan awal kehidupan mempengaruhi kesehatan bayi
Tiga studi terbaru telah menunjukkan bagaimana paparan diet dan lingkungan lainnya, termasuk yang membentuk lingkungan internal yang diciptakan oleh mikroba usus, sangat penting selama beberapa tahun pertama kehidupan, dengan implikasi untuk kesehatan yang baik sepanjang hidup. Paparan ini mencakup tidak hanya kunjungi pola makan ibu dan anak, tetapi juga pengalaman lain yang memiliki dampak besar pada populasi bakteri di usus anak, seperti pengobatan antibiotik dan persalinan melalui jalur vagina atau caesar. Semakin banyak, komunitas mikroba usus dihargai karena dampaknya terhadap kesehatan manusia, dan tiga tahun pertama kehidupan adalah periode penting untuk pematangan komunitas mikroba usus ini.
Misalnya, dengan melatih sistem kekebalan yang sedang berkembang, mikroba usus dianggap berperan dalam melindungi terhadap penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1 dan penyakit radang usus, serta penyakit terkait kekebalan lainnya, termasuk asma dan alergi. Gangguan awal pada komunitas mikroba usus akibat faktor-faktor seperti antibiotik atau persalinan caesar juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik, seperti obesitas. Studi oleh tiga kelompok penelitian telah menyelidiki seberapa besar dampak dari paparan awal ini terhadap bayi, yang berpotensi mempengaruhi kesehatan mereka di masa depan.
Sebagai bagian dari Studi Healthy Start, para peneliti mempelajari lebih dari 1.000 pasangan ibu dan bayi dari berbagai latar belakang etnis untuk melihat bagaimana berbagai jenis makanan yang dikonsumsi selama kehamilan dapat mempengaruhi lemak tubuh bayi. Para ibu direkrut selama kehamilan. Para peneliti mengumpulkan sampel darah dan informasi dari para ibu tentang hal-hal seperti aktivitas fisik dan diet. Sepanjang kehamilan, para ibu yang berpartisipasi juga menyelesaikan beberapa catatan diet 24 jam secara online untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang pola makan mereka.
Setelah melahirkan, informasi dikumpulkan di rumah sakit tentang para ibu dan bayi, termasuk pengukuran panjang, berat, dan ketebalan lipatan kulit bayi. Para peneliti juga memperkirakan komposisi tubuh bayi, termasuk massa lemak dan massa bebas lemak. Kualitas diet ibu diukur menggunakan sistem penilaian berdasarkan Pedoman Diet 2010 untuk Amerika. Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi diet berkualitas rendah (misalnya, lebih banyak lemak dan natrium, serta lebih sedikit buah dan sayuran) selama kehamilan dikaitkan dengan persentase massa lemak yang lebih tinggi pada bayi baru lahir, terlepas dari berapa berat badan wanita tersebut sebelum kehamilan. Para peneliti berencana untuk terus mempelajari bayi-bayi ini untuk mengetahui apa efek dari massa lemak yang lebih besar saat lahir terhadap risiko mengembangkan obesitas di masa kanak-kanak dan kemudian dalam hidup. Studi ini menyoroti cara potensial untuk meningkatkan kesehatan bayi baru lahir—makan lebih sehat selama kehamilan.







برای نوشتن دیدگاه باید وارد بشوید.